fbpx
2021 UOB Painting of The Year, Bentuk Komitmen  Jangka Panjang UOB Terhadap Dunia Seni

2021 UOB Painting of The Year, Bentuk Komitmen Jangka Panjang UOB Terhadap Dunia Seni

UOB Indonesia kembali memberikan kesempatan kepada para seniman untuk turut mengambil bagian dalam kompetisi 2021 UOB Painting of the Year (POY).

Kompetisi ini merupakan perhelatan ke-40 tahun di tingkat UOB Group, dan ke-11 tahun di UOB Indonesia.

2021 UOB Painting of the Year

Strategic Communications and Brand Head UOB Indonesia Maya Rizano mengajak seniman Indonesia untuk tidak melewatkan kesempatan mengikuti kompetisi POY.

“Perhelatan ini merupakan salah satu upaya UOB dalam menemukan generasi seniman yang bertalenta, tidak saja di Indonesia namun hingga tingkat Asia Tenggara melalui Championing Southeast Asian Artists. Maka, secara serentak kompetisi ini dilaksanakan di Indonesia, Singapura, Thailand dan Malaysia. Kami berkomitmen secara berkesinambungan untuk peduli kepada dunia seni, khususnya seni lukis,” demikian terang Maya Rizano.

Maya Rizano Strategic Communications and Brand Head UOB Indonesia

Maya berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seniman Indonesia, bukan hanya mereka yang telah profesional tetapi juga para pendatang baru. Selain tidak ada batasan usia, panitia dan juri POY kali ini juga memberikan ruang berekspresi yang lebih luas kepada para seniman dengan membebaskan tema dalam karya yang diajukan.

“Melalui kompetisi UOB POY setiap tahunnya, kami terus menciptakan wadah yang bermakna dan berkelanjutan bagi seniman Indonesia untuk menampilkan bakat artistik mereka dan menghubungkan mereka ke lebih banyak peluang di panggung domestik maupun internasional,” imbuh Maya.

Maya mengungkapkan bahwa selama satu dekade pelaksanaan POY di Indonesia, telah lahir seniman-seniman dengan karya luar biasa.

“Mereka tidak hanya peserta dari Jakarta, tetapi juga dari Bali, Kalimantan, Sulawesi dan kawasan Indonesia Timur dengan persembahan karya yang menggagumkan dan gagasan yang kuat,” ujarnya.

Tahun ini, UOB Indonesia mengundang tokoh-tokoh seni rupa sebagai juri kompetisi UOB POY Indonesia. Juri-juri tersebut adalah Kurator Independen dan dosen Institut Teknologi Bandung Agung Hujatnikajennong, Kolektor Seni Natasha Sidharta, dan seniman dan pendiri Cemeti Art House Mella Jaarsma.

Komitmen terhadap Perkembangan Komunitas Seni di Indonesia

Sebagai bagian dari Grup UOB, UOB Indonesia juga melakukan upaya-upaya yang berfokus pada kepentingan komunitas melalui program yang menghubungkan masyarakat, memperkuat ikatan, dan memperkaya kehidupan khususnya di bidang seni, anak, dan pendidikan.

Hendra Gunawan, Presiden Direktur, UOB Indonesia mengatakan, “Pandemi telah menunjukkan ketahanan seniman Indonesia untuk terus mengekspresikan diri secara kreatif dan percaya diri melalui penggunaan platform online di tengah pembatasan sosial yang berlangsung. Sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi seni dan komunitas kami tahun ini, kami telah mengundang seniman alumni UOB POY dan berbagai praktisi seni dalam serangkaian webinar untuk berbagi pengalaman mereka di forum publik. Melalui upaya tersebut, kami berharap dapat berkontribusi untuk kemajuan komunitas.”

Prabu Perdana, juara UOB Painting of the Year 2020

Isolated Garden karya Prabu Perdana, juara UOB Painting of the Year 2020

UOB Painting of The Year 2021

Seperti tahun lalu, tahun ini UOB POY menerima karya seni peserta secara digital. Karya seni dapat dikirimkan mulai 29 April 2021 hingga 31 Juli 2021. Ajang ini terbuka bagi warga negara dan penduduk tetap (permanent resident) di Singapura, Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Para pemenang, yakni pemenang regional UOB Southeast Asian POY dan pemenang di tiap negara dengan karya terbaik akan diumumkan dalam acara penghargaan di bulan November 2021. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ajang ini, sila kunjungi www.UOBandArt.com.

Namun, ada yang berbeda pada pergelaran tahun ini. Dalam rangka memperingati ajang UOB POY ke-40 tahun ini, tidak hanya akan dipilih satu pemenang saja, melainkan satu perwakilan pemenang dari negara masing-masing untuk berpartisipasi dalam program residensi di Shanghai Tiongkok atau di Fukuoka, Jepang.

Program pertukaran seni yang diselenggarakan selama satu bulan ini akan memberi kesempatan kepada para seniman untuk  belajar mengenai budaya dan seni rupa negara tuan rumah dan mempelajari berbagai pendekatan dalam berkarya.

Selain itu, UOB akan menyelenggarakan pameran khusus pada kuartal ketiga tahun ini. Pameran ini akan menampilkan 45 karya pemenang, yang terdiri dari 39 karya pemenang ajang UOB POY (Singapura) dan enam karya seni dari pemenang ajang UOB Southeast Asian POY. Para pengunjung pameran dapat merasakan bagaimana seni di Asia Tenggara telah mengalami perkembangan dalam konsep artistik maupun gagasan sejak dimulainya perhelatan ini sejak berbagai dekade terakhir.

Pameran ini juga akan disajikan dalam bentuk virtual melalui www.UOBandArt.com. Pihak UOB berharap pameran tersebut nantinya akan memberi inspirasi bagi para komunitas pecinta seni dan perupa untuk terjun ke dunia seni.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.